Dalam proses pembelajaran
masalah kegiatan siswa adalah yang menjadi fokus perhatian. Adapun
kegiatan yang guru lakukan tidak lain adalah untuk suatu upaya bagaimana
lingkungan tercipta itu menyenangkan hati semua siswa dan dapat
menggairahkan belajar siswa. Itu berarti tidak seorang guru pun yang
ingin agar siswa tidak senang dan tidak bergairah dalam belajar, maka
akan mengganggu kelancaran kegiatan pengajaran. Apalagi jika sebagian
besar siswa tidak mau memperhatikan penjelasan yang diberikan guru, atau
tidak mau mengerjakan tugas yang diberikan guru untuk materi pelajaran
tertentu. Agar kegiatan pengajaran dapat merangsang siswa untuk aktif
dan kreatif belajar maka diperlukan lingkungan belajar yang kondusif.
Prinsip-Prinsip Pengelolaan Kelas Yang Baik
Menurut Djamarah dan Zain (2006:185) prinsip-prinsip dalam pengelolaan kelas yaitu:
a. Hangat dan antusias
Guru yang hangat dan akrab dengan siswa selalu menunjukkan antusias pada tugasnya.
b. Tantangan
Penggunaan kata-kata, tindakan, cara kerja, atau bahan-bahan yang menantang akan meningkatkan gairah siswa untuk belajar.
c. Bervariasi
Dalam penggunaan alat atau media, atau alat bantu, gaya mengajar guru,
pola interaksi antara guru dan siswa
akan mengurangi munculnya gangguan, meningkatkan perhatian siswa.
d. Keluwesan
Keluwesan tingkah laku guru untuk mengubah strategi mengajar.
e. Penekanan pada hal-hal positif
Guru memberikan semangat dan dorongan terhadap siswa.
f. Penanaman disiplin diri
Mengembangkan disiplin diri dan siswa agar tujuan pembelajaran berhasil.
Dari uraian di atas diperoleh suatu kesimpulan bahwa hasil belajar
matematika siswa adalah suatu yang menjadi milik siswa berupa tingkat
penguasaan/pemahaman setelah dilakukan proses pembelajaran dengan
suasana belajar yang menyenangkan dengan menggunakan model pembelajaran dan memperhatikan strategi pengajaran serta prinsip-prinsip pengelolaan kelas. Enjoy Teaching Frensss...